Author Archives: ar1efmift4h

Lembaga Kaderisasi Imam & Da’i

image

LKID WADI MUBARAK adalah lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan agama untuk tamatan SMA dan sederajat. Sebuah lembaga yang didirikan oleh Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak yang bertempatkan di Desa Kuta Rt/Rw01/01 Kec. Megamendung Kab. Bogor.

Berfokus pada pendidikan dan Kaderisasi Imam dan Da’i yang siap tandang ke gelanggang. Jenjang pendidikannya hanya 2 tahun. Tahun pertama fokus pada pelajaran dan menghafal Al-Quran, Lughah, Dirasat Islamiyah, dan Ulumul Syariah. Pada tahun kedua mulai fokus pada studi Dirasaat Islamiyah.

Selain mendapatkan ijazah dan sertifikat resmi, alumni juga bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi. Sejumlah alumni LKID ada yang masuk ke Universitas Djuanda Bogor, Universitas Cokroaminoto Yogya, Universitas Trunojoyo, Bangkalan. Dan selama santri selama pendidikan tidak dikenakan biaya sama sekali “FULL GRATIS”.

Selain masuk ke jurusan umum, sebagan besar alumni LKID memilih masuk ke jurusan Ekonomi Syariah (SE.I). Hal itu tentu saja tidak mengherankan, sebab selama 2 tahun masa pendidikan di LKID, para santri memang telah dibina menjadi hafidz yang pengusaha.

Slide18

PROGRAM  DAN SISTEM PENDIDIKAN

  • Lembaga kaderisasi Imam dan Da’i membuat satu program studi yaitu program Hafalan Al-Qur’an dan Pengajaran ilmu-ilmu Islam yang ditempuh selama dua tahun (4 Semester).
  • Proses Pendidikan dilaksanakan dengan sistem Level (mustawa), dimana satu level ditempuh selama satu semester (21 pekan).
  • Dalam program studi tersebut lebih banyak menekankan pada program hafalan Al-Qur’an dan tafsirnya.
  • Selain materi hafalan Al-Qur’an dan tafsirnya, juga akan diberikan sejumlah mata kuliah keislaman dan bahasa arab seperti, Hadits, Ilmu Hadits, Akidah, Fiqh, Ushul Fiqh, Tajwid, Siroh Nabi, al-Adyan wal Firoq, Ushulud Da’wah wa Minhajuha, Sholatul Mu’min dan Ilmu Retorika.

Slide7

 

  • Para mahasantri akan dibekali dengan kegiatan ekstrakurikuler seperti: ilmu-ilmu dasar berwirausaha, penguasaan dasar komputer, karate, jurnalistik, kegiatan kemasyarakatan, dan pelajaran penunjang lainnya.
  • Pada setiap akhir semester akan diadakan ujian untuk setiap materi pelajaran, dan ketidak berhasilan mahasantri dalam menyelesaikan seluruh mata kuliah pada level tertentu akan mengakibatkan tidak berhaknya melanjutkan studi pada level yang lebih tinggi
  • Sebagai lembaga pendidikan pesantren, lembaga kaderisasi imam dan da’i menerapkan integrasi sistem dan kurikulum pendidikan formal dengan pola pengkajian islam ala klasik.
  • Penekanan pembelajaran pada hafalan Al-Qur’an dan tafsirnya.

Info selengkapnya di http://www.wadimubarak.com

Hikmah Dibalik Musibah

Sedih1

HIKMAH DIBALIK MUSIBAH

Musibah. Pada dasarnya merupakan sesuatu yang begitu akrab dengan kehidupan kita. Adakah orang yang tidak pernah mendapatkan musibah? Tentu tak ada. Musibah adalah salah satu bentuk ujian yang diberikan Allah kepada manusia. la adalah sunnatullah yang berlaku atas para hamba-Nya. la bukan berlaku pada orang-orang yang lalai dan jauh dari nilai-nilai agama saja. Namun ia juga menimpa orang-orang mukmin dan orang-orang yang bertakwa. Bahkan, semakin tinggi kedudukan seorang hamba di sisi Allah, maka semakin berat ujian dan cobaan yang diberikan Allah I kepadanya. Karena Dia akan menguji keimanan dan ketabahan hamba yang dicintai-Nya.

Sebagai contoh, bangsa kita tercinta sekarang ini sedang dirundung dan didera dengan berbagai musibah, mulai dari gelombang  tsunami, lumpur lapindo, flu burung, busung lapar, gizi buruk, harga melonjak ditambah seabreg permasalahan nasional yang tak kunjung teratasi, akan tetapi sayangnya sedikit yang bisa mengambil hikmah dari musibah yang sedang kita derita. Ujian yang semestinya mendongkrak kualitas keimanan dan mengantar pada keberkahan temyata sering membawa kepada murka Allah. Tak lain karena orang yang terkena musibah tak mampu bersikap benar saat menghadapinya. Read the rest of this entry

Keutamaan Al-Qur’an

02251.jpg

KEUTAMAAN AL-QUR’AN DAN MEMBACANYA

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah saw, dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Wa Ba’du:

Sesungguhnya Al-Qur’an adalah kalam Allah Ta’ala, dia adalah tali Allah yang kuat, jalanNya yang lurus, dan barangsiapa yang berpegang teguh dengannya maka dia akan mendapat petunjuk tetapi barangsiapa yang berpaling darinya pasti akan tersesat dan binasa. Allah memujinya di dalam ayat, untuk menjelaskan kepada manusia tentang kedudukan dan posisinya. Firman Allah Ta’ala:

” Sesungguhnya kami menjadikan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memahami(nya). 4. Dan Sesungguhnya Al Quran itu dalam Induk Al Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi kami, adalah benar-benar Tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah.”[1]

Firman Allah Ta’ala:

“Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al Quran ketika Al Quran itu datang kepada mereka, (mereka itu pasti akan celaka), dan Sesungguhnya Al Quran itu adalah Kitab yang mulia. 42.  Yang tidak datang kepadanya (Al Quran) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.”[2]

Tidaklah ada suatu kebathilanpun kecuali telah dibantah oleh Al-Qur’an dan tidak ada suatu syubhatpun kecuali telah dijelaskan kebathilannya oleh Al-Qur’an. Firman Allah Ta’ala:

” Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya.”[3]

Firman Allah Ta’ala:

“Sebenarnya kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, Maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya).”[4] Read the rest of this entry

Ibadah

sujud-21

Oleh

Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah bin Fauzan

A. Definisi Ibadah

Ibadah secara etimologi berarti merendahkan diri serta tunduk. Di dalam syara’, ibadah mempunyai banyak definisi, tetapi makna dan maksudnya satu. Definisi itu antara lain adalah.

[1]. Ibadah ialah taat kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya melalui lisan para rasulNya.

[2]. Ibadah adalah merendahkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yaitu tingkatan tunduk yang paling tinggi disertai dengan rasa mahabbah (kecin-taan) yang paling tinggi.

[3]. Ibadah ialah sebutan yang mencakup seluruh apa yang dicintai dan diridhai Allah Subhanahu wa Ta’ala , baik berupa ucapan atau perbuatan, yang zhahir maupun yang batin. Ini adalah definisi ibadah yang paling lengkap.

Ibadah itu terbagi menjadi ibadah hati, lisan dan anggota badan. Rasa khauf (takut), raja’ (mengharap), mahabbah (cinta), tawakkal (ketergantungan), raghbah (senang) dan rahbah (takut) adalah ibadah qalbiyah (yang berkaitan dengan hati). Sedangkan shalat, zakat, haji dan jihad adalah ibadah badaniyah qalbiyah (fisik dan hati). Serta masih banyak lagi macam-macam ibadah yang berkaitan dengan hati, lisan dan badan. Read the rest of this entry

Pentingnya Menjaga Lisan

jaga-lisan

Alhamdulillah.. Segala puji bagi Allah Sang Pemilik ‘Arsy yang Agung yang tidak ada sesembahan yang hak kecuali Dia, kepadaNyalah kita beribadah juga kepadaNyalah kita minta pertolongan. Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada pemimpin kita Nabi Muhammad hamba Allah dan RosulNya, juga kepada keluarga dan sahabat serta siapa saja yang mengikutinya sampai hari dimana seorang sibuk dengan dirinya sendiri serta  lari dari ayah dan ibunya, dari anak dan sahabatnya karena dahsyatnya hari itu (Hari Kiamat). Semoga Allah menjadikan kita pengikut nabiNya, mewafatkan kita dalam agamanya (Islam), membangkitkan kita dalam golongannya, serta memasukkan kita dalam syafa’atnya Amien Ya Mujiba al-saailin…

Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang “Bahayanya Lisan”. Sangatlah bijak seseorang yang mengatakan “Mulutmu Harimaumu” atau “Keselamatan Manusia ada pada menjaga lisannya”. Ya benar!! keselamatan manusia ada dalam menjaga lisannya, seseorang yang tidak bisa menjaga lisannya tidak akan pernah berhenti untuk berbicara semaunya bahkan sampai pada derajat ghibah (membicarakan kejelekan orang lain) dan fitnah (membicarakan seseorang yang tidak sesuai dengan kenyataannya), dalam hal itu semua tidak terdapat kebaikan. Firman Allah :

*لاَّ خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِّن نَّجْوَاهُمْ إِلاَّ مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلاَحٍ بَيْنَ النَّاسِ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ ابْتَغَاء مَرْضَاتِ اللّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْراً عَظِيماً

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, Maka kelak kami memberi kepadanya pahala yang besar.” (An-Nisa’:114) Read the rest of this entry

Memuliakan Tetangga

Miefta 01

Pendahuluan

Segala puji bagi Allah, kita memujiNya, meminta tolong dan memohon ampun kepadaNya serta berlindung kepadaNya dari segala kejelekan diri kita dan kekejian amal kita. Barang siapa yang diberi petunjukNya maka tidak ada yang dapat menyesatkannya dan barang siapa yang disesatkan maka tidak ada yang memberinya petunjuk. Dan saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang patut dan hak untuk disembah melainkan Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hambaNya dan utusanNya.

Sholawat dan salam semoga tercurahkan atas junjungan kita Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya serta siapa saja yang mengikutinya sampai hari kiamat. Semoga Allah menjadikan kita sebagai orang-orang yang mengikutinya, mewafatkan kita dalam agamanya, membangkitkan kita bersama kelompoknya, dan memasukkan kita ke dalam syafa’atnya kelak. Amien Ya Robb al-‘Alamien.

Tiada yang patut saya ucapkan kecuali kalimat syukur kepada Allah yang telah memberikan saya hidayah untuk menulis sebuah tulisan yang semoga dengannya bisa bermanfaat bagi seluruh manusia, juga tak lupa saya haturkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua orang yang telah memotivasi saya untuk belajar menulis baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pada tulisan perdana saya kali ini, saya tuliskan naskah yang singkat ini kepada siapa yang mengaku beragama islam (muslim) dengan sebuah judul yang mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita yaitu naskah singkat tentang “Memuliakan Tetangga”. Mengapa saya memilih judul tersebut?? Jawabannya adalah pertama, karena Islam sangat menganjurkan untuk memuliakan tetangga dan merupakan salah satu bagian dari keimanan seorang hamba. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi :

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الاَخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya” (HR. Bukhori Muslim)

Kedua, karena memuliakan tetangga merupakan wasiat yang terus menerus diwasiatkan Jibril kepada Rasulullah sampai-sampai Rasulullah mengiranya akan mewariskannya. Dalam sabdanya :

مَا زَالَ جِبْرِيْلُ يُوْصِيْنِى بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ

Jibril tidak henti-hentinya berwasiat kepadaku (agar berbuat baik) dengan tetangga, sehingga aku mengira bahwasanya dia mewariskannya(HR. Bukhori)

Ketiga, karena manusia di seluruh belahan bumi manapun tidak akan bisa hidup tanpa manusia yang lain dalah hal ini tetangga memiliki peran penting karena dialah yang paling dekat dengannya. Keempat, karena saya melihat hal ini sudah mulai terlupakan di mata masyarakat sehingga tak jarang kalau ada kasus tentang pertikaian dan perselisihan antar tetangga. Maka dari itu saya menulis naskah ini dengan tujuan ingin mempererat hubungan antar tetangga juga dengan tujuan supaya Allah menyempurnakan iman kita dengannya. Read the rest of this entry

Salam Sapa!!

Assalamu’alaikum

Apa kabar pembaca sekalian? Semoga Rahmat Allah selalu bersama kalian…

Pertama kali sebagai orang baru di dunia web dan dunia maya, maka saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu.

Nama saya Miftahul Arifin, status saya sekarang sebagai pelajar di sebuha Universitas Qur’an di Yaman..  Dalam dunia maya sya memang tidak terlalu pandai maka dari itu saya mencoba untuk belajar dari antum semua.

Semoga hal ini bisa bermanfaat  bagi saya khususnya dan pembaca pada umumnya Amin,,,